Saturday, April 14, 2018

Kecerdikan Serigala dan Singa Lapar


https://indonesian.alibaba.com
Di hutan, hiduplah seekor singa. Ia sudah tua dan tidak bisa berlari cepat lagi. Seiring berjalannya waktu, semakin sulit baginya untuk berburu.

Suatu hari ketika ia berkeliaran di hutan untuk mencari makanan, ia menemukan sebuah gua. Ia mengintip dan mencium udara di dalam gua. 

"Beberapa binatang pasti tinggal di sini" 
katanya pada dirinya sendiri. 

Ia merangkak masuk ke dalam gua.

"Aku akan bersembunyi di dalam dan menunggu hewan-hewan itu kembali" pikirnya.

Gua itu adalah rumah bagi seekor serigala. Setiap hari, serigala akan pergi mencari makanan dan kembali ke gua di sore hari untuk beristirahat. Malam itu, serigala kembali setelah mencari makan. Tetapi ketika ia mendekati gua, ia merasakan sesuatu yang aneh. Segala sesuatu di sekitarnya sangat tenang.

"Ada yang salah," kata serigala itu pada dirinya sendiri. 
"Mengapa semua burung dan serangga begitu diam?"

Dengan sangat perlahan dan hati-hati, serigala berjalan menuju guanya. Ia melihat sekelilingnya, mengawasi tanda-tanda bahaya. Ketika ia semakin dekat ke mulut gua, nalurinya mengingatkan akan bahaya. 

"Aku harus memastikan semuanya baik-baik saja," pikir serigala.

Tiba-tiba, ia memikirkan rencana. Serigala begitu cerdik, berteriak kepada gua. 

“Halo gua yang baik, apa yang terjadi padamu hari ini? Mengapa kamu begitu tenang? "

Suara serigala bergema di dalam gua. Singa yang sedang mengendalikan rasa laparnya, berpikir,

"Aku pikir itu karena keberadaanku di sini, hingga gua itu terdiam. Sebelum serigala menyadari bahwa ada sesuatu yang salah, aku harus melakukan sesuatu. "

Sang serigala terus memanggil, 

“Apakah Anda lupa gua, akan perjanjian kita? Anda seharusnya menyapa ku ketika aku kembali." 

" Selamat datang, kawanku. " 

Burung-burung berkicau dengan keras dan terbang saat mendengar raungan singa. Adapun serigala, ia gemetar ketakutan. Sebelum singa lapar itu bisa menerkamnya dan memakannya, serigala berlari. 

Singa masih menunggu serigala masuk ke gua. Tetapi ketika serigala itu tidak masuk dalam waktu yang lama, singa itu menyadari bahwa ia telah dibodohi. Ia mengutuk dirinya atas kebodohan yang membuatnya kehilangan mangsa.
Post a Comment