'cookieChoices = {};'

Kami Memanggilnya Mahes

Kami Memanggilnya Mahes

 
https://mewarnaigambar123.blogspot.co.id

Meskipun ini adalah salah satu kenangan yang memudar dalam kehidupanku hari ini, ada kalanya aku mengingat wajahnya dengan jelas, terutama matanya. Karena dia memiliki bintik-bintik kuning di matanya, kami memanggilnya Mahes.

Umurku tujuh tahun. Ayahku baru saja dipindahkan ke Temanggung. Kami telah pindah ke rumah kontrakan. Rumah itu dikelilingi oleh banyak semak-semak dan tanaman.


Aku keluar memandangi hujan, udaranya dingin hingga meraba-raba kulitku. Entah bagaimana di tengah malam aku mendengar suara keras di luar pintu utama. Mengumpulkan keberanian dan mengintip melalui jendela yang berdampingan dengan pintu. Aku benar-benar geli dengan apa yang ku lihat. 

Seekor anak kucing kecil tergeletak di atas semak-semak yang diletakkan ibuku di luar pintu. Basah dan menggigil. Memiliki tubuh hitam gelap, terdapat bintik-bintik kuning di matanya.

Ia mencoba masuk ke dalam karpet melengkung untuk menghindari udara dingin. Aku keluar membawakan handuk, mengusapnya hingga kering. Lalu, ku bawa masuk ke dalam rumah dan membuatkan tempat tidur untuknya. Ia tampak sangat nyaman di tempat tidur barunya.

Keesokan paginya, semua anggota keluarga tahu tentang kedatangan tamu kecil. "Haruskah kita merawatnya?" Aku bertanya pada ibuku.

Seperti orang tua lainnya, orang tuaku pertama-tama menolak, tetapi aku dan saudara perempuanku meyakinkan mereka untuk menjaganya. 

Perlahan kucing kecil itu mudah berbaur dan menjadi salah satu anggota keluarga. Hari berlalu dan suatu malam ketika Mahes kembali dari perjalanan panjangnya, dia tampak sangat kelelahan. Dia datang ke kamarku, aku melihat kaki belakangnya terluka dan berdarah. Aku memanggil ibu, lalu mengikatnya dengan perban di sekitar kakinya dan memberinya makanan.

Aku sangat kesal. Setelah kejadian ini hubunganku dengan Mahes menjadi lebih inten. Aku sangat mengagumi keberaniannya.

Pada suatu malam kami mendengar Mahes mengeong terengah-engah. Kami keluar dan melihat dia mengeong terus menuju suatu tempat.

Setelah beberapa waktu, aku mengelus punggungnya dan membawa masuk ke dalam. Pagi hari berikutnya, hatiku berdetak kencang ketika aku tidak melihat Mahes. Aku mencarinya di setiap sudut tetapi dia tidak ada di mana-mana. Dan kali ini dia telah pergi dan tidak akan pernah kembali. Saya menangis dan menunggunya.

Kemudian suatu hari ayahku dipindahkan ke Jakarta. Apa yang akan terjadi pada Mahes? Ini adalah satu-satunya pertanyaan di benakku, tetapi itu semua tetap tidak akan terjawab.

COMMENTS

Name

BANDONGAN,28,FABEL,15,HIKAYAT,27,Impresi,7,Kajian,9,Maklumat,8,Ngaji Jumat,11,PUISI,82,Risalah,4,SOROGAN,124,
ltr
item
wacanbuku: Kami Memanggilnya Mahes
Kami Memanggilnya Mahes
Kami Memanggilnya Mahes
https://1.bp.blogspot.com/-pbfTf8vsQf0/WtOQ67Vd5RI/AAAAAAAAJ6E/eCGMspS7kMI8iYDyCos3yOa2VqDC9z4iACLcBGAs/s320/anak-kucing-cantik.gif
https://1.bp.blogspot.com/-pbfTf8vsQf0/WtOQ67Vd5RI/AAAAAAAAJ6E/eCGMspS7kMI8iYDyCos3yOa2VqDC9z4iACLcBGAs/s72-c/anak-kucing-cantik.gif
wacanbuku
http://www.wacanbuku.com/2018/04/kami-memanggilnya-mahes.html
http://www.wacanbuku.com/
http://www.wacanbuku.com/
http://www.wacanbuku.com/2018/04/kami-memanggilnya-mahes.html
true
7620921742776894578
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy