Wednesday, April 11, 2018

Gagalnya Perkawinan Kucing Persian


https://www.ultracoloring.com
Namaku Zaidun, lahir di desa parak, 1985 dimana masyarakat yang lebih dominan mencari ikan di sungai ketika surut, tapi aku lebih suka hidup di Jambansari. Kucingku bernama Taiger, dari jenis Toyger, menyerupai Harimau.

Suatu senja yang sejuk, kulihat dari jendela seorang datang dengan membawa kucing persian yang buruk sekali. Sepertinya ia jarang merawat kucing itu.

Kuambil makanan kesukaan Toyger, setidaknya sedikit membantu merawat. Ya ampun, dia melihatku dengan wajah hitam dan mata melotot. Mukanya aneh, mirip orang Negro. Ah, wajahnya susah dikatagorikan. Makanan kuarahkan ke tangan kanannya. Ia terlihat gemetar. Bukan! Bukan Negro dia.

“Siapa kamu?”

“Nama saya Jatmiko, Mas, dari Dieng, kota Carica yang begitu sejuk dan indah dengan kehijauanya. Maksud saya datang kesini mau mengawinkan kucing saya ini dengan punya Mas, boleh ? Berapa saya harus bayar?”

“Ngomong apa dia? Bukan! Bukan bahasa orang Negro. Kupelototi mukanya. Dia seperti memaki, kubentak. Ia begitu marah dengan nada bicara tinggi kepadaku. Kucingnya lari menjauh!

Post a Comment